PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN OBAT KELUARGA

Rumah  merupakan salah satu kebutuhan pokok dari suatu keluarga dan mempunyai fungsi sangat penting dalam kehidupan.  Rumah adalah suatu tempat tinggal di mana keluarga hidup teratur hingga pertumbuhan jasmani, rohani dan sosial terjamin dan terpenuhi yang memungkinkan untuk mempertebal atau memelihara rasa kekeluargaan.

Bagian dalam dan luar rumah tangga harus dikelola dengan baik.  Pengelolaan yang baik akan menciptakan suasana yang asri dan sehat yang dapat membuat suasana harmonis setiap penghuninya.  Salah satu bagian rumah yang perlu mendapat pengelolaan yang tepat adalah pekarangan.  Apabila pekarangan dapat termanfaatkan, maka suasana yang asri akan terlihat langsung begitu kita memandang lingkungan rumah tersebut.

Pekarangan dikenal memiliki berbagai fungsi penting bagi kehidupan keluarga, selain sebagai tempat menghasilkan tanaman dan pemanfaatan lahan pekarangan lainnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta menambah penghasilan rumah tangga apabila dirancang dan direncanakan dengan baik.

Pemanfaatan pekarangan dapat mendukung penyediaan aneka ragam pangan ditingkat rumah tangga, sehingga terwujud pola konsumsi pangan keluarga yang beragam, seimbang dan aman karena dari pengelolaan pekarangan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, menghemat pengeluaran harian, dan memberikan tambahan pendapatan.

Pekarangan selain dapat ditanami dengan buah-buahan, bunga, sayuran, juga dapat ditanami dengan tanaman obat.  Tanaman obat yang ditanam di pekarangan selain dapat dikonsumsi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan.  Selain itu tanaman obat tersebut juga dapat menjadi hiasan yang enak dipandang apabila ditata dengan asri.

Tanaman obat keluarga (TOGA)  pada hakekatnya adalah sebidang tanah di halaman rumah yang digunakan untuk tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan.

Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.  Tanaman obat keluarga memiliki segudang manfaat, antara lain  :

1.      Sebagai pelengkap obat-obatan keluarga yang bersifat tradisional

2.      Bernilai tambah estetika bila ditata dengan rapi dan apik

3.      Memberi contoh cara pemanfaatan lingkungan pekarangan

4.      Menambah nilai keasrian dan kesejukan pekarangan rumah

5.      Apabila dikelola dengan baik dan mendapat hasil tanaman obat yang baik, maka dapat menjadi sumber tambahan penghasilan keluarga.

Salah satu  tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan adalah seledri (Apium graveolens)  yang berfungsi  untuk pengobatan tekanan darah tinggi.  Selain untuk menurunkan tekanan darah tinggi, seledri juga bermanfaat untuk menambah nafsu makan dan peluruh air seni. 

Merebus daun seledri adalah salah satu cara olahan seledri untuk tekanan darah tinggi yang dapat dikonsumsi oleh usia muda, dewasa dan lansia.  Konsumsi air rebusan daun seledri 1 hingga 2 kali sehari secara rutin hingga tekanan darah menurun dan gejala darah tinggi hilang.

Salah satu tanaman obat yang juga memiliki banyak khasiat adalah tanaman sambiloto (Andrographidis folium).   Khasiat sambioto antara lain dapat menyembuhkan pilek atau flu, membantu mencegah penyakit jantung, membantu menyembuhkan infeksi, membantu menyembuhkan masalah pada sistem saluran pencernaan, dan dengan kandungan senyawa andrographolide aktif yang terdapat di dalamnya yang mempunyai efek hipoglikemik dan hipolipidemik mampu mencegah diabetes.

           

Komentar